Rabu, 24 Februari 2010

dream just a dream

aku memang salah, melepas engkau begitu saja, membiarkan mu begitu saja, dan memintamu kembali begitu saja. tapi tak begitu saja perasaan ini timbul, wajah ku tak bisa berbohong bahwa aku sedang butuh engkau, bukan untuk sekarang, ataupun besok, seminggu lagi, atau beberapa tahun lagi, tapi untuk selamanya. otak besar ku sadar bahwa engkau tak bisa menerima ku lagi, tapi otak kecilku tak pernah berhenti berharap, terus bermimpi engkau bisa ada untukku lagi. andai aku nabi, andai aku bisa meminta kepada tuhan, maka aku akan meminta untuk dapat mengatur mimpiku sendiri, sehingga aku adapat terus bermimpi tentang kau sepuasnya. dan aku akan meminta juga untuk tidur panjang, agar dapat selalu bersamamu meskipun dalam mimpi saja, dan meskipun itu adalah akhir dari masa ku. cinta yang kurasakan padamu bukan cinta karena ciuman mesra, ataupun pelukan erat, tapi ini adalah tentang ikatan batin, tentang perasaan, tentang mengagumi keindahan tuhan. bibirku selalu tersenyum saat engkau bicara, saat engkau tertawa, bahkan saat engkau diam, suaramu tetap terdengar, entah dari mana asalnya.

inikah cinta? tuhan, engkau maha mendengar, dan hamba yakin itu. tak ada kebohongan yang tak kau ketahui, suara sepelan apapun, pasti engkau tahu, maka tolong dengarkan lah suaraku yang bisu. karena hanya kepada engkaulah, aku dapat meminta.


(tolong komen y!!! kritik dari temen" sangat dbthn)